Semua proyek
AI Data & Laporan

Dari rekap manual tiga pabrik yang telat 2-3 hari, jadi laporan direksi siap tiap Senin pagi dengan data semalam

PT Mitra Garmen Sentosa mengoperasikan tiga pabrik garmen di Bandung, Sukabumi, dan Semarang, masing-masing dengan tim PPIC dan format spreadsheet produksi sendiri. Setiap minggu, dua staf finance di kantor pusat harus mengumpulkan dan menggabungkan manual data dari ketiga pabrik untuk disusun jadi laporan operasional direksi, dan prosesnya baru selesai di hari ketiga sementara data yang dipakai sudah berumur beberapa hari. prosesaja.ai membangun sistem yang menarik data dari tiap pabrik secara terjadwal, menstandarkan format yang berbeda-beda antar pabrik, dan menyusun laporan siap baca sebelum direksi memulai pekan kerja.

PT Mitra Garmen Sentosa · Manufaktur garmen dan tekstil untuk pasar ekspor dan retail domestik · Bandung, Jawa Barat · 2025 · 6 minggu · 1 Business Lead, 2 Engineer

Sebelum dan sesudah

Sebelum

  • 2-3 hari kerja
    Waktu penyusunan laporan mingguan ke direksi
    dari data mulai dikumpulkan Senin pagi sampai laporan siap dibagikan
  • 4-5 hari
    Umur data yang dibaca direksi
    laporan yang selesai hari Rabu masih memakai data produksi sampai Jumat minggu sebelumnya
  • rata-rata 2 kali per bulan
    Revisi ulang laporan setelah terkirim ke direksi
    salah rekap karena format dan satuan berbeda antar pabrik baru ketahuan setelah dibagikan
  • sekitar 14 jam/minggu
    Jam kerja staf finance untuk kompilasi manual
    digabung dari 2 staf, hampir dua hari kerja penuh tiap minggu

Sesudah

  • 3-4 jam
    Waktu penyusunan laporan mingguan ke direksi
    data ditarik otomatis Minggu malam, laporan siap sebelum rapat Senin pagi
  • 1-2 hari
    Umur data yang dibaca direksi
    laporan Senin pagi sudah memakai data produksi sampai Minggu malam
  • jarang, rata-rata sekali dalam 2 bulan
    Revisi ulang laporan setelah terkirim ke direksi
    anomali data tertangkap validasi otomatis sebelum laporan difinalkan
  • sekitar 3-4 jam/minggu
    Jam kerja staf finance untuk kompilasi manual
    waktu yang tersisa dialihkan ke verifikasi angka dan menulis catatan analisis

Jam kerja staf finance untuk kompilasi laporan, dari sebelum sampai beberapa bulan berjalan

Bulan pertama biasanya belum turun drastis, tim masih terbiasa dengan alur baru. Perbaikan terasa stabil setelah 2-3 bulan berjalan.

Coba aplikasinya sendiri

AI Data & Laporan

Ruang kerja analisis: data diunggah, dibersihkan, lalu jadi temuan, rekomendasi, dan laporan yang bisa diunduh.

Buka aplikasi demo
analyst-demo.prosesaja.ai

Coba sendiri alurnya

Coba salah satu skenario berikut, lihat bagaimana AI menggabungkan data dari tiga pabrik dan menandai anomali sebelum laporan difinalkan.

Sistem, tarik data mingguan otomatis
Email masuk
0.0 dtk
  1. 1. Menarik data dari 3 spreadsheet dengan format berbeda
  2. 2. Menstandarkan satuan dan istilah (reject, NG, cacat jadi satu istilah)
  3. 3. Menggabungkan data jadi satu dataset konsisten
  4. 4. Menyusun draf laporan mingguan siap review

Hasil tiap langkah muncul di sini.

Tantangan

Tiap pabrik mencatat data operasional hariannya sendiri: output produksi, downtime mesin, dan tingkat reject dituliskan staf PPIC ke spreadsheet masing-masing, tapi istilah dan formatnya tidak seragam. Pabrik Bandung menyebutnya reject, Sukabumi menulis NG, Semarang memakai istilah cacat, downtime dicatat dalam menit di satu pabrik dan jam di pabrik lain, dan hanya pabrik Bandung yang datanya sebagian sudah tersambung ke Accurate untuk urusan stok. Setiap Senin pagi, dua staf finance di kantor pusat harus meminta file mingguan dari ketiga pabrik lewat email dan grup WhatsApp, menunggu yang paling lambat kirim, baru kemudian menyalin dan menyesuaikan format itu satu per satu ke satu rekap gabungan.

Karena proses penyesuaian format ini memakan waktu, laporan gabungan baru benar-benar selesai hari Rabu atau bahkan Kamis, padahal rapat tinjauan operasional direksi rutin digelar Rabu pagi. Beberapa kali materi yang dipresentasikan masih berupa data sementara karena file dari Semarang datang terlambat akibat kendala jaringan di lokasi pabrik, dan angkanya baru direvisi setelah rapat selesai. Situasi ini beberapa kali memunculkan pertanyaan dari direksi soal angka mana yang benar antara yang dipresentasikan dan yang direvisi belakangan, yang lama-lama menurunkan kepercayaan terhadap laporan itu sendiri.

Karena data yang sampai ke direksi sudah berumur 4 sampai 5 hari, ketika ada masalah di tengah minggu seperti mesin rusak atau lonjakan reject di satu pabrik, direksi baru melihatnya di laporan minggu berikutnya, saat dampaknya sudah berjalan hampir seminggu penuh. Di sisi lain, dua staf finance menghabiskan sekitar 14 jam per minggu hanya untuk menyalin dan menyesuaikan angka dari ketiga pabrik, waktu yang sebetulnya bisa dipakai untuk menganalisis tren produksi, dan beban ini diperkirakan akan makin berat begitu perusahaan menambah lini produksi baru.

Pendekatan kami

Tahap Discovery diisi dengan mengikuti langsung siklus penyusunan laporan mingguan selama dua kali putaran penuh di ketiga pabrik, mengumpulkan sampel spreadsheet produksi dari Bandung, Sukabumi, dan Semarang, serta mewawancarai 3 staf PPIC dan 2 staf finance kantor pusat. Dari sini terlihat bahwa di balik istilah dan format yang berbeda-beda, ketiga pabrik sebenarnya mencatat metrik inti yang sama: output harian, downtime beserta alasannya, tingkat reject, dan stok barang dalam proses.

Pada tahap Audit & desain, keputusan yang diambil adalah tidak memaksa ketiga pabrik pindah ke satu template spreadsheet seragam sekaligus, karena staf PPIC sudah terbiasa dengan format masing-masing dan perubahan mendadak berisiko mengganggu pencatatan harian di lantai produksi. Sebagai gantinya, dirancang skema pemetaan data yang membaca spreadsheet tiap pabrik apa adanya, menerjemahkan nama kolom dan satuan yang berbeda ke satu format standar, dan menandai bagian yang tidak bisa dipetakan otomatis untuk dicek manual daripada ditebak begitu saja. Struktur laporan juga sengaja dibuat mengikuti persis format deck yang sudah biasa dipresentasikan ke direksi, supaya tidak ada yang perlu belajar cara membaca laporan baru.

Selama Build, sistem dibangun untuk menarik data dari Google Sheets tiap pabrik dan dari Accurate untuk data stok pabrik Bandung secara terjadwal tiap Minggu malam, memetakan format berbeda-beda ke skema standar, menandai angka yang janggal seperti lonjakan reject di luar kewajaran, lalu menyusun laporan otomatis dalam format yang sudah ada. Pada tahap UAT, laporan otomatis dijalankan berdampingan dengan rekap manual untuk satu putaran laporan mingguan penuh, tiap angka dibandingkan satu per satu, dan ditemukan pabrik Semarang mencatat downtime dengan cara berbeda saat pergantian shift, sehingga pemetaan data disesuaikan sebelum dipakai penuh.

Jalannya proyek

  1. Discovery

    1 minggu

    Mengikuti siklus laporan mingguan berjalan di tiga pabrik, mengumpulkan sampel spreadsheet produksi dari Bandung, Sukabumi, dan Semarang, serta mewawancarai 3 staf PPIC dan 2 staf finance kantor pusat tentang bagian mana yang paling menyita waktu.

  2. Audit & desain

    1 minggu

    Memetakan kesamaan metrik inti di balik istilah dan format yang berbeda-beda antar pabrik, merancang skema data standar untuk output, downtime, reject rate, dan stok barang dalam proses, serta menyepakati struktur laporan tetap mengikuti format deck yang sudah biasa dipresentasikan ke direksi.

  3. Build (sprint)

    2 minggu

    Membangun alur penarikan data terjadwal dari Google Sheets tiap pabrik dan Accurate untuk data stok pabrik Bandung, mesin pemetaan yang menstandarkan istilah dan satuan berbeda, deteksi anomali untuk angka yang janggal, serta penyusun laporan otomatis dalam format yang sudah ada.

  4. UAT

    1 minggu

    Laporan otomatis dijalankan berdampingan dengan rekap manual untuk satu putaran laporan mingguan penuh, tiap angka dibandingkan satu per satu, ditemukan pabrik Semarang mencatat downtime dengan cara berbeda saat pergantian shift, dan pemetaan data disesuaikan berdasarkan temuan ini.

  5. Go-live & pendampingan

    1 minggu

    Laporan otomatis dipakai penuh untuk siklus mingguan berikutnya, tim prosesaja.ai memantau dari dekat proses penarikan data Minggu malam dan penyusunan laporan Senin pagi selama beberapa putaran pertama, memastikan staf finance nyaman dengan alur verifikasi yang baru.

Sistem yang terhubung

Google Sheets APIn8nQwen2.5PostgreSQLAccurateMetabaseWhatsApp Business API

Hasil

berkurang sekitar 80%
Waktu penyusunan laporan mingguan
dari 2-3 hari kerja menjadi 3-4 jam tiap Senin
turun dari 4-5 hari menjadi 1-2 hari
Umur data yang sampai ke direksi
masalah di satu pabrik bisa ditindaklanjuti di pekan yang sama, bukan menunggu laporan minggu berikutnya
turun dari rata-rata 2 kali per bulan jadi jarang terjadi
Revisi ulang laporan setelah terkirim
anomali data tertangkap validasi otomatis sebelum laporan difinalkan, bukan setelah dibaca direksi
2 staf yang sama, waktu kompilasi berkurang sekitar 10 jam/minggu
Kapasitas tim finance
waktu itu dialihkan untuk menganalisis tren produksi dan menyiapkan catatan untuk rapat direksi
“Dulu tiap Senin kami was-was nunggu file dari Sukabumi dan Semarang, dan laporan ke direksi baru kelar hari Rabu, itupun kadang masih harus direvisi lagi. Sekarang data sudah tertarik otomatis dari Minggu malam dan laporannya siap sebelum rapat Senin dimulai. Yang paling terasa, kami sekarang bisa fokus menjelaskan angkanya ke direksi, bukan sibuk mengejar file dari pabrik.”

Manajer Finance, PT Mitra Garmen Sentosa

Punya proses serupa yang ingin dirapikan?

Ceritakan proses bisnis Anda, tim kami akan memetakan langsung di mana otomasi paling terasa dampaknya.

Selayang pandang

Semua yang ada di beranda, dalam satu halaman.

Ringkasan beranda: layanan, harga, cara mulai, demo, keamanan data, dan FAQ.

40 menit

Dari pertanyaan pelanggan sampai quotation siap ditinjau. Sebelumnya bisa memakan waktu hingga 2 hari.

60 detik

Balasan pertama untuk pelanggan dan supplier, siang atau malam, lengkap dengan data stok dan harga dari sistem Anda.

24/7

Pelanggan dan supplier mendapat respons kapan pun. Tim Anda fokus pada hal yang memang membutuhkan manusia.

100%

Dokumen keuangan tetap melalui persetujuan manusia sebelum dikirim.

Layanan

24 layanan siap pakai. Bisa custom sesuai kebutuhan.

Rincian tiap layanan →

Harga

Bangun sekali. Lanjutkan dengan layanan bulanan.

Rincian tiap paket →
Solo

Pelanggan dijawab otomatis 24 jam, dibuat khusus untuk usaha Anda.

usaha yang ingin pelanggannya dijawab otomatis, dari yang baru mulai sampai yang sudah ramai

Biaya awal (mulai dari)
Rp 3,5 jt
Biaya bulanan (mulai dari)
Rp 900 rb
Siap dalam
1 minggu
Satu Alur

1 pekerjaan rutin selesai sendiri, awal sampai akhir.

usaha dengan 1 pekerjaan rutin yang paling menyita waktu tim

Biaya awal (mulai dari)
Rp 10 jt
Biaya bulanan (mulai dari)
Rp 1,8 jt
Siap dalam
3 minggu
Growth

Beberapa pekerjaan rutin otomatis, saling menyambung.

usaha dengan beberapa proses yang saling terkait dan masih manual

Biaya awal (mulai dari)
Rp 24 jt
Biaya bulanan (mulai dari)
Rp 4,5 jt
Siap dalam
6 minggu
Enterprise

Seluruh rantai kerja perusahaan Anda berjalan otomatis, dari awal sampai akhir.

perusahaan yang ingin seluruh rantai kerjanya otomatis dan terpantau, apa pun bentuk alurnya

Biaya awal (mulai dari)
Rp 60 jt
Biaya bulanan (mulai dari)
Rp 9 jt
Siap dalam
10 minggu

Sebagai pembanding, biaya penuh satu staf admin di Jakarta (UMP 2026 + BPJS + THR) sekitar Rp 5,6–6,8 jt per bulan.

Belum termasuk PPN. Harga pasti tergantung kebutuhan Anda, ditentukan setelah sesi audit. Pemakaian AI yang melebihi batas paket ditagih sesuai biaya aslinya.

Cara kerja

Cara mulai, dari obrolan pertama sampai sistem berjalan

Rincian tiap tahap →
  1. 01

    Konsultasi lewat chat

    Hari 1 · gratis

    Ceritakan satu proses yang paling menyita waktu tim Anda. Kami petakan dan hitung jamnya.

  2. 02

    Desain alur

    Hari 2–5

    Tiap langkah dibagi jelas: mana yang dikerjakan sistem, mana yang diputuskan orang.

  3. 03

    Bangun & sambungkan

    Minggu 1–2

    Dipasang di atas Accurate, Odoo, SAP B1, Gmail, atau WhatsApp Anda. Tanpa migrasi.

  4. 04

    Uji bareng tim

    Minggu 2–3

    Tim Anda mencoba dengan data asli sampai yakin. Baru go-live.

  5. 05

    Go-live & dampingi

    Minggu 3+

    Dua minggu pendampingan, lalu lanjut ke proses berikutnya.

Demo

Lihat sendiri cara kerjanya.

Tujuh demo singkat untuk melihat bagaimana AI membantu menjalankan proses bisnis Anda. Pilih demo yang ingin dilihat, lalu coba sendiri bagaimana alurnya bekerja.

Keamanan data

Data Anda tetap terkontrol.

Rincian keamanan data →
  • Approval manusia: quotation, PO, dan invoice disetujui orang dulu sebelum terkirim
  • Jejak audit: siapa memutuskan apa, kapan, berdasarkan data apa
  • Akses sistem terbatas: AI boleh buat dan ubah, tidak pernah hapus
  • Dirancang mengikuti UU PDP No. 27/2022

FAQ

Yang sering ditanyakan.

Semua pertanyaan →