Dari 4-5 hari menyaring ratusan CV manual jadi daftar kandidat siap wawancara dalam sehari: rekrutmen volume tinggi tidak lagi jadi titik macet
PT Cipta Tenaga Prima memasok tenaga kerja outsourcing untuk pabrik, gudang, dan gerai ritel klien di area Jabodetabek, dengan 35-50 posisi yang harus diisi setiap bulan dari lebih dari 20 klien aktif sekaligus. Setiap lowongan bisa menerima 150 sampai 300 lamaran dalam hitungan hari lewat WhatsApp, form online, dan email, sementara tim rekrutmen yang hanya tiga orang harus menyaring semuanya secara manual. prosesaja.ai membangun sistem yang mengekstrak data dari tiap lamaran, meranking kandidat berdasarkan kriteria masing-masing posisi, lalu menyerahkan daftar kandidat teratas ke recruiter untuk langsung dijadwalkan wawancara.
PT Cipta Tenaga Prima · Penyedia jasa outsourcing tenaga kerja untuk pabrik, gudang, dan ritel · Bekasi, Jawa Barat · 2025 · 6 minggu · 1 Business Lead, 2 Engineer
Sebelum dan sesudah
Sebelum
- 4-5 hari kerjaWaktu penyaringan CV per lowongandikerjakan manual oleh 3 staf rekrutmen di sela tugas lain
- 150-300 CVLamaran masuk per lowonganlewat WhatsApp, form online, dan email, formatnya tidak seragam
- sekitar 40-50%Lamaran yang sempat dibaca sampai tuntassisanya menumpuk sampai lowongan ditutup atau posisi lain menyusul
- sekitar 55-60%Posisi terisi sesuai tenggat yang diminta klienbanyak terlambat karena antrean penyaringan menumpuk
Sesudah
- sekitar 1 hari kerjaWaktu penyaringan CV per lowongandari lamaran masuk sampai daftar rekomendasi siap diwawancara
- 150-300 CVLamaran masuk per lowonganvolume tidak berubah, yang berubah adalah semuanya kini terbaca dan ternilai
- sekitar 95-100%Lamaran yang terbaca dan ternilaisistem menilai seluruh lamaran, bukan hanya yang sempat dibuka staf
- sekitar 80-85%Posisi terisi sesuai tenggat yang diminta klienrecruiter fokus wawancara, bukan lagi menyaring dari nol
Waktu penyaringan CV per lowongan, dari sebelum sampai beberapa bulan berjalan
Bulan pertama biasanya belum turun drastis, tim masih terbiasa dengan alur baru. Perbaikan terasa stabil setelah 2-3 bulan berjalan.
Coba aplikasinya sendiri
AI HR
Unggah berkas kandidat, lalu lihat tiap CV dinilai dan diperingkat sesuai kriteria lowongan, lengkap dengan alasan penilaiannya.
Buka aplikasi demo
Coba sendiri alurnya
Coba salah satu contoh lowongan berikut, lihat bagaimana AI membaca ratusan CV dan menyusun daftar kandidat teratas.
- 1. Mengekstrak data dari tiap CV (usia, domisili, SIM, pengalaman)
- 2. Mencocokkan ke kriteria posisi: SIM B1, domisili Jabodetabek
- 3. Meranking kandidat berdasarkan kecocokan kriteria
- 4. Menyusun daftar 15 kandidat teratas untuk wawancara
Hasil tiap langkah muncul di sini.
Tantangan
PT Cipta Tenaga Prima memasok tenaga kerja outsourcing untuk lebih dari 20 klien aktif di Jabodetabek, mulai dari operator produksi pabrik makanan, picker dan checker gudang e-commerce, sampai pramuniaga ritel musiman. Permintaan klien datang hampir setiap minggu dengan tenggat ketat, rata-rata 35-50 posisi harus terisi tiap bulan dari berbagai klien sekaligus, masing-masing dengan kriteria berbeda: batas usia, domisili dekat lokasi kerja, kelengkapan SIM atau sertifikat tertentu, sampai riwayat pengalaman shift.
Setiap lowongan dibuka lewat grup WhatsApp komunitas pencari kerja, poster di media sosial, dan form Google, sehingga dalam 2-3 hari pertama satu lowongan bisa menerima 150 sampai 300 lamaran sekaligus. Sebagian besar masuk sebagai foto CV lewat WhatsApp dengan kualitas dan format yang beragam, sebagian lagi lewat email dengan lampiran PDF, dan tidak ada satu tempat yang menyatukan semuanya. Tim rekrutmen yang hanya tiga orang harus membuka satu per satu, mencatat data ke Excel, lalu mencocokkan manual dengan kriteria posisi yang diminta klien, pekerjaan yang menghabiskan hampir separuh jam kerja mereka setiap hari.
Karena keterbatasan waktu, staf rekrutmen sering hanya sempat membuka lamaran yang masuk di hari-hari pertama, sementara lamaran yang datang belakangan, termasuk yang sebenarnya lebih memenuhi kriteria, menumpuk tidak terbaca sampai lowongan ditutup. Beberapa klien besar dengan tenggat ketat, misalnya pabrik yang butuh 15 operator produksi dalam waktu seminggu untuk musim produksi tinggi, beberapa kali menegur karena posisi belum terisi penuh saat tenggat tiba, padahal jumlah pelamar sebenarnya lebih dari cukup, hanya belum sempat disaring semuanya.
Pendekatan kami
Tahap Discovery diisi dengan memetakan seluruh kanal lamaran yang dipakai: grup WhatsApp komunitas pencari kerja, form Google, dan email langsung dari kandidat. Tim prosesaja.ai juga mengumpulkan kriteria seleksi dari 10 lowongan aktif terakhir untuk melihat langsung variasinya, mulai dari batas usia dan domisili sampai syarat khusus seperti SIM B1 untuk posisi driver atau tinggi badan minimum untuk pramuniaga, serta mengikuti satu siklus penyaringan penuh bersama staf rekrutmen untuk mencatat di titik mana waktu paling banyak terbuang.
Pada tahap Audit & desain, keputusan utamanya adalah tidak mengubah cara kandidat melamar, WhatsApp dan form Google tetap dipakai karena sudah dikenal luas oleh pencari kerja di area operasional, melainkan menyambungkan semua kanal itu ke satu sistem penyaring di belakang layar. Model AI pembaca dokumen dipakai untuk mengekstrak data dari foto CV, PDF, dan teks lamaran WhatsApp, termasuk data yang sering ditulis tidak rapi seperti riwayat kerja dan domisili, lalu menormalkannya ke format yang seragam di satu database.
Setiap lowongan diberi profil kriteria sendiri sesuai permintaan klien, seperti bobot untuk kedekatan domisili dengan lokasi kerja, kelengkapan dokumen wajib, dan kesesuaian pengalaman kerja sebelumnya, lalu sistem meranking seluruh kandidat yang masuk dan menyerahkan daftar 15-20 kandidat teratas ke recruiter untuk langsung dijadwalkan wawancara. Recruiter tetap memegang keputusan akhir, sistem hanya mempercepat bagian menyaring dan mengurutkan, bukan menggantikan wawancara atau keputusan menerima kandidat.
Tahap Build dan UAT dijalankan berdampingan dengan proses lama pada beberapa lowongan sungguhan agar staf rekrutmen bisa membandingkan hasil ranking sistem dengan penilaian manual mereka. Dari situ ditemukan pola bahwa kandidat dengan domisili jauh dari lokasi kerja klien punya kecenderungan mengundurkan diri menjelang hari pertama kerja setelah diterima, sehingga bobot kedekatan domisili dinaikkan dalam formula skoring, sesuatu yang sebelumnya hanya jadi intuisi staf senior dan belum pernah dihitung secara konsisten.
Jalannya proyek
Discovery
1 mingguMemetakan seluruh kanal lamaran (WhatsApp, form Google, email) dan kriteria seleksi dari 10 lowongan aktif terakhir, sekaligus mengikuti satu siklus penyaringan manual penuh bersama staf rekrutmen.
Audit & desain
1 mingguMenetapkan keputusan tidak mengubah kanal lamaran kandidat, merancang skema ekstraksi data dari CV foto, PDF, dan teks WhatsApp, serta menyusun profil kriteria skoring per jenis posisi bersama tim rekrutmen.
Build (sprint)
2 mingguMembangun pipeline ekstraksi data lamaran, mesin skoring dan ranking kandidat per lowongan, serta dasbor daftar kandidat teratas yang bisa langsung dijadwalkan wawancara oleh recruiter.
UAT
1 mingguUji coba paralel dengan proses manual pada 4 lowongan aktif sungguhan, ditemukan pola pengunduran diri terkait jarak domisili, bobot skoring direvisi berdasarkan temuan itu.
Go-live & pendampingan
1 mingguRilis penuh ke seluruh lowongan aktif dengan pendampingan langsung saat volume lamaran tinggi masuk, memastikan recruiter terbiasa memakai daftar rekomendasi sebagai dasar wawancara.
Sistem yang terhubung
Hasil
“Dulu kami hampir selalu kejar tenggat, buka lamaran yang sempat dibaca saja lalu berharap ada yang cocok. Sekarang begitu lamaran masuk, sistem sudah menyusun daftar kandidat yang paling sesuai kriteria tiap posisi, kami tinggal hubungi dan wawancara. Klien juga jarang lagi menegur soal posisi yang belum terisi tepat waktu.”
Manajer HR & Rekrutmen, PT Cipta Tenaga Prima
Punya proses serupa yang ingin dirapikan?
Ceritakan proses bisnis Anda, tim kami akan memetakan langsung di mana otomasi paling terasa dampaknya.