Dari rekap manual 2-3 hari jadi tabel perbandingan otomatis dalam hitungan jam: pengadaan tidak lagi menahan jadwal produksi
PT Cipta Komponen Presisi memproduksi komponen plastik dan logam untuk klien otomotif dan elektronik di Karawang, dengan lebih dari 30 supplier aktif untuk bahan baku seperti biji plastik, lembaran logam, dan komponen bantu. Setiap RFQ dikirim manual ke banyak supplier lewat email lalu dibandingkan satu per satu di Excel, sementara approval berjenjang berjalan lewat WhatsApp tanpa jejak yang rapi. prosesaja.ai membangun sistem yang membaca email penawaran masuk, menyusun tabel perbandingan otomatis per RFQ, dan menjalankan alur approval terstruktur dengan audit log.
PT Cipta Komponen Presisi · Manufaktur komponen plastik dan logam untuk industri otomotif dan elektronik · Karawang, Jawa Barat · 2025 · 5 minggu · 1 Business Lead, 2 Engineer
Sebelum dan sesudah
Sebelum
- 2-3 hari kerjaWaktu rekap perbandingan penawaran per RFQmenunggu semua supplier balas lalu disalin manual ke Excel
- 4-6 hari kerjaWaktu proses approval berjenjangbolak-balik konfirmasi lewat WhatsApp ke manajer pengadaan dan manajer pabrik
- sekitar 60%RFQ dengan penawaran terbanding lengkap sebelum deadlinesisanya hanya membandingkan 2-3 supplier yang balas lebih dulu
- rata-rata 3-4 kali per bulanInsiden salah input harga/spesifikasi ke rekapbaru ketahuan setelah PO terbit, harus revisi ulang ke supplier
Sesudah
- sekitar 4 jamWaktu rekap perbandingan penawaran per RFQtabel perbandingan tersusun begitu email penawaran masuk
- 1-2 hari kerjaWaktu proses approval berjenjangnotifikasi otomatis ke approver dengan audit log tercatat
- sekitar 90-95%RFQ dengan penawaran terbanding lengkap sebelum deadlinesistem menandai supplier yang belum membalas mendekati tenggat
- berkurang sekitar 80%Insiden salah input harga/spesifikasi ke rekapdata ditarik langsung dari isi email dan lampiran, bukan diketik ulang
Waktu total dari RFQ dibuka sampai PO terbit, dari sebelum sampai beberapa bulan berjalan
Bulan pertama biasanya belum turun drastis, tim masih terbiasa dengan alur baru. Perbaikan terasa stabil setelah 2-3 bulan berjalan.
Coba aplikasinya sendiri
AI Procurement
Alur pengadaan penuh: permintaan pembelian, RFQ ke beberapa supplier, perbandingan penawaran, approval bertingkat, sampai PO.
Buka aplikasi demo
Coba sendiri alurnya
Coba salah satu contoh RFQ berikut untuk melihat bagaimana AI membaca penawaran supplier yang masuk dan menyusun tabel perbandingan otomatis.
- 1. Membaca 3 email dan 1 lampiran PDF penawaran
- 2. Mengekstrak harga, MOQ, dan waktu kirim tiap supplier
- 3. Menyusun tabel perbandingan otomatis
- 4. Menandai penawaran termurah yang memenuhi syarat
Hasil tiap langkah muncul di sini.
Tantangan
Tim pengadaan PT Cipta Komponen Presisi hanya berjumlah 3 staf, menangani lebih dari 30 supplier aktif untuk bahan baku seperti biji plastik, lembaran logam, dan komponen bantu lain. Untuk pembelian bahan baku kritis, RFQ dikirim ke 8-10 supplier sekaligus lewat email, dan balasan datang dalam format yang berbeda-beda: sebagian PDF resmi, sebagian teks polos di badan email, sebagian lagi lampiran Excel dengan struktur masing-masing supplier. Staf pengadaan harus membuka satu per satu email itu lalu menyalin harga, minimum order quantity, dan lead time ke satu tabel Excel perbandingan secara manual.
Setelah tabel perbandingan jadi, keputusan pembelian masih harus disetujui manajer pengadaan, dan untuk nilai di atas ambang tertentu, diteruskan lagi ke manajer pabrik. Proses ini berjalan lewat WhatsApp: staf memfoto atau mengirim tangkapan layar tabel Excel, lalu menunggu komentar dan persetujuan yang sering tercecer di antara pesan lain. Tidak ada catatan resmi siapa menyetujui apa dan kapan, sehingga saat audit internal menanyakan alasan pemilihan supplier tertentu, staf harus menggali ulang riwayat chat WhatsApp yang sudah berbulan-bulan lalu.
Dampaknya terasa langsung ke produksi. Beberapa kali dalam setahun, lini produksi harus menunggu kedatangan resin atau bahan logam karena proses pengadaan yang lambat membuat keputusan pembelian baru diambil mendekati tanggal stok kritis, padahal ada supplier dengan penawaran dan lead time lebih baik yang sebenarnya sudah masuk sejak awal namun belum sempat dibandingkan karena antrean rekap manual.
Pendekatan kami
Tahap Discovery diisi dengan memetakan alur RFQ ke lebih dari 30 supplier aktif, mengumpulkan sampel email penawaran tiga bulan terakhir untuk melihat langsung variasi formatnya, mulai dari PDF resmi, teks polos, sampai lampiran Excel dengan struktur berbeda-beda antar supplier. Tim prosesaja.ai juga mengikuti proses rekap satu RFQ penuh bersama staf pengadaan untuk mencatat di titik mana waktu paling banyak terbuang.
Pada tahap Audit & desain, keputusan utamanya adalah tidak mengganti kebiasaan email yang sudah dipakai puluhan supplier selama bertahun-tahun, melainkan menyambungkannya ke sistem pembaca otomatis di belakang layar. Dibuatkan satu inbox pengadaan khusus yang menerima semua balasan RFQ, lalu model AI pembaca dokumen mengekstrak harga per satuan, MOQ, lead time, dan termin pembayaran dari isi maupun lampiran email, menormalkan satuan yang berbeda seperti harga per kilogram versus per pcs, sebelum disusun ke tabel perbandingan per RFQ.
Alur approval dirancang ulang menjadi berjenjang dan tercatat: rekomendasi dari staf pengadaan, persetujuan manajer pengadaan, lalu manajer pabrik untuk nilai di atas ambang yang disepakati bersama. Setiap langkah approval punya audit log berisi siapa, kapan, dan catatan alasan, sementara WhatsApp Business API tetap dipakai tapi hanya sebagai pengingat singkat dengan tautan ke halaman approval, bukan tempat diskusi keputusan itu sendiri.
Tahap Build dan UAT dijalankan berdampingan dengan proses lama selama beberapa RFQ sungguhan agar staf pengadaan bisa membandingkan langsung hasilnya. Dari situ ditemukan kasus supplier yang menawar dalam mata uang atau satuan berbeda dari kebanyakan, sehingga ditambahkan opsi koreksi manual bagi staf pengadaan untuk membetulkan hasil bacaan AI sebelum tabel dikunci dan dikirim ke approval.
Jalannya proyek
Discovery
5 hari kerjaMemetakan alur RFQ ke 30+ supplier aktif dan mengumpulkan sampel email penawaran tiga bulan terakhir dalam berbagai format untuk melihat variasi struktur data.
Audit & desain
5 hari kerjaMenetapkan keputusan tidak mengganti kebiasaan email supplier, merancang skema ekstraksi data dari isi dan lampiran email, serta alur approval berjenjang dengan ambang nilai.
Build (sprint)
10 hari kerjaMembangun inbox pengadaan khusus, mesin ekstraksi otomatis harga/MOQ/lead time/termin, penyusun tabel perbandingan otomatis per RFQ, dan workflow approval dengan audit log.
UAT
3 hari kerjaUji coba paralel dengan proses lama pada beberapa RFQ nyata, ditemukan kasus penawaran beda mata uang/satuan, ditambahkan opsi koreksi manual untuk staf pengadaan.
Go-live & pendampingan
2 hari kerjaRilis penuh ke tim pengadaan dengan pendampingan langsung saat RFQ bernilai besar berjalan, memastikan approval sampai ke manajer pabrik lancar tanpa hambatan.
Sistem yang terhubung
Hasil
“Dulu kalau ada RFQ penting, saya harus mastiin sendiri supplier mana saja yang sudah balas, lalu begadang bikin rekap sebelum rapat approval besoknya. Sekarang begitu semua penawaran masuk, tabel perbandingannya sudah tersusun, saya tinggal cek dan teruskan approval. Direktur juga lebih tenang karena tiap keputusan pembelian ada jejaknya, bukan cuma chat WhatsApp yang gampang tenggelam.”
Manajer Pengadaan, PT Cipta Komponen Presisi
Punya proses serupa yang ingin dirapikan?
Ceritakan proses bisnis Anda, tim kami akan memetakan langsung di mana otomasi paling terasa dampaknya.